Sabtu, 28 Agustus 2010

Makhluk Ber-mata Dollar sebagai Realita

Assalamu alaikum…
Salam sejahtera untuk kita semua
Sesuai janji saya kemarin, saya akan membahas tentang ‘cewek matre’ versi saya sendiri. Tulisan ini ada berkat obrolan saya dengan beberapa teman dan diskusi kami mengenai beberapa hal.

Secara real, di kehidupan kita sering sekali timbul kata matre ketika kita dikondisikan pada suatu hal. Apa sih sebenarnya arti matre itu? Istilah matre sendiri timbul ketika anda tidak lagi dapat memenuhi hasrat dan kebutuhan (yg erat kaitannya dengan masalah financial) teman special anda, atau siapa saja subjek yg anda anggap sebagai seorang yg matre. Ketika anda seorang cowok yg menemukan tipe cewek konsumtif, tetapi anda dapat memenuhi pola konsumtif tersebut, maka sampai kapanpun tidak akan timbul kata ‘cewek matre’ bagi anda. Begitulah secara singkat cikal bakal terjadinya kata matre menurut saya. Mungkin anda bisa mulai membayangkan dan mulai mengira-ngira lebih lanjut tentang definisi matre menurut anda sendiri. Silakan… Saya tidak akan berlama-lama membahas tentang definisi matre karena sudah banyak sekali tulisan yg membahas tentang ini.

Saya sedikit menggaris bawahi obrolan dengan teman saya ketika dia memasang status di FB yang kurang lebih bunyinya adalah “saya tidak mendambakan harta dsb karena yg saya ingin hanya hidup bahagia bla bla bla…”

Bagi sebagian orang tulisan itu dapat diartikan bahwa orang yg bersangkutan mempunyai pola hidup konsumtif dan mungkin dia merasa orang lain menganggapnya sebagai cewek matre karena hal tsb. Namun kemudian timbul pembelaan dari dia bahwa “saya itu sebenarnya tidak matre karena saya mempunyai alasan yg jelas untuk menemui sebuah kebahagiaan dan itu merupakan standar yg menjadi hak saya.”
Sangat bisa diterima kan apabila dia mempunyai grade kebahagiaannya sendiri? Kemudian orang mulai bertanya kenapa dia seperti itu? Lalu ada sebuah komentar dari teman juga yg menyatakan bahwa cewek seperti itu adalah cewek yg realistis dan mematok jelas masa depannya. So, untuk orang-orang yg ingin dekat dengannya harus siap dengan standar pemenuhan kebahagiaan yg dia syaratkan. Ketika cowok yg mendekat tidak mampu menyuplai standar bahagia sang cewek, maka cowok itu akan mengkategorikan cewek yg didekatnya itu sebagai cewek matre. Namun akan berbeda ketika standar kebahagiaan dari sang cewek dapat anda penuhi. Anda tidak akan merasa mendapat masalah walaupun yg anda hadapi adalah makhluk bermata dollar ($$) ($$) seperti Mr. Crabs di kartun spongebob.

Bagi anda yg mempunyai pola konsumtif di atas rata-rata, bersiaplah untuk menerima anggapan dari banyak orang yg menilai anda matre. Potensi timbulnya ‘mata dollar’ sendiri pada hakikatnya menjadi milik siapa saja. Namun, ketika anda mampu meng-handle-nya atau mungkin menempatkannya pada kondisi tertutup dalam hidup anda, orang tidak akan lagi menyertakan nama anda di depan kata ‘matre’.

Kembali ke masalah ‘realistis’…
Statement yg menyatakan bahwa tidak akan ada cewek yg mau diajak bersusah-susah mungkin benar adanya. Secara realita itu menjadi ‘tanggungan’ penuh seorang cowok. Yg perlu dimengerti adalah kewajiban seorang pria (sudah bukan cowok) ketika anda mulai serius dengan seseorang. Anda harus siap menjawab pertanyaan dari sang wanita yg mungkin akan berbunyi “kamu siap membahagiakanku?”
Kata realistis menjadi pembelaan yg paling tepat untuk anda menemukan orang yg tidak akan menganggap anda matre walaupun anda ber’mata dollar’ sepenuhnya karena mungkin ketika kata realistis itu dapat dimengerti seorang lelaki, dapat dipenuhi, dan menjadi standar minimum ‘kesanggupan’ seorang lelaki yg mulai serius, anda bisa berbahagia karena dialah makhluk yg dapat membahagiakan makhluk bermata dollar seperti anda.

Perlu diingat pula bahwa kata ‘matre’ dapat mengikuti kata ‘cowok’. Menurut saya ini bukan hal yang wajar karena sangat memalukan apabila anda (seorang cowok) mengharapkan pemenuhan kata ‘realistis’ di atas dari seorang cewek karena tidak akan ada cewek yg bertugas memenuhi kebutuhan mata dollar seorang cowok. Sangat memalukan!!!

Okay. Nampaknya saya sudah mulai kehabisan kata2. Inilah kesimpulan tulisan saya (versi saya) :
Jika anda (cewek) ingin jauh dari kata matre, maka cobalah tekan pola konsumtif anda yg berlebihan atau mungkin minimal menutupinya sampai anda benar2 menemukan seseorang yg dapat menjadi pemenuh “ke-realistis-an”. Dan untuk anda (seorang cowok), apabila anda tidak ingin berkutat dengan cewek matre, maka perkayalah diri anda sehingga ketika anda bersanding dengan makhluk bermata dollar, itu tidak akan menjadi masalah buat anda. hehehe

Sekian..
Tulisan ini tidak bermaksud menyindir atau melukai perasaan siapa pun. Saya hanya seorang remaja yg sedang berlatih menulis. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan. Semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum…

Curahan Hati si Alay (bag. 2)

...
Kadang cewek itu jadi makhluk yang sangat selektif, perfeksionis, sok higienis, dan mungkin juga matrealis. Itu yang menyebabkan aku berspekulasi menggali tanggapan dari dia ketika aku ajak ke tempat yang sangat jauh dari spesifikasi yg diminta ‘cewek kebanyakan’.

Setelah cukup lama terhanyut dalam suasana asik versiku itu, kami terlibat obrolan yg sangat berkesan menurutku. Aku jadi tau sedikit banyak tentang kisah cintanya, kisah hidupnya, keluarganya, dan nya-nya yg lain. Dan dari dialah kemudian aku menyadari banyak hal. Termasuk tentang bagaimana cara piker cewek yg berbeda2. Ini juga yg kemudian menjawab pertanyaanku tentang “apakah dia termasuk cewek yg tidak bisa menerima kesederhanaan atau tidak?”
Dan aku juga dapat menyimpulkan, aku memperoleh jawaban yg sangat memuaskan malam hari ini. Dia lolos dari semua sikon yg aku buat untuk mengetesnya, dia berhasil menunjukkan dirinya yg sebenarnya, dan yg paling penting dia berhasil membuat hati ini semakin mantap untuk bilang “aku tertarik padanya. Aku siap untuk mendekatinya lebih dari ini.”
Tapi kemudian aku pun berpikir. Seandainya jadi malam ini aku ‘nembak’ dia, apakah jika dia menerimaku artinya dia memiliki perasaan yg sama seperti ku? Apakah tidak lebih baik jika aku memberinya kesempatan untuk melakukan ‘tes’ dan ‘penggalian informasi’ sama seperti yg aku lakukan? Dan itu yg kemudian jadi ending cerita malam ini, bahwa aku ingin dia se-mantap perasaanku sekarang. Entah itu mantap untuk melanjutkan kedekatan kami, atau mantap untuk berhenti disini.
Walaupun itu artinya aku harus bergelut dengan risiko ‘dia bosan di tengah jalan’ , itu lebih baik daripada mengawali sesuatu dengan keragu2an.

***

Malam ini hanya ini yg bisa jari2ku tuliskan. Selanjutnya, Insya Allah aku akan mencari tahu tentang kaitan seorang cewek dengan sifat matre, seberapa besar potensi untuk menjadikan dia matre, segala sesuatu yg bisa dikaitkan dengan matre, dan pembelaan apa saja yg bisa mematahkan imej matre yg diterimakan seseorang.

Selain itu, agendaku selanjutnya adalah menulis tentang bagaimana menunggu itu menjadi solusi yg tepat untuk sebuah pemantapan hati-versiku.

Sekian, terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Curahan Hati si Alay (bag. 1)

Selamat malam semua…
Waktu menunjukkan pukul 22.25 WaKoMY saat aku mulai lagi menggerakkan jemari menekan tombol-tombol alphabetis notebook ku. Tiba-tiba terpikirkan sesuatu untuk ku tulis lagi malam ini.
Ditemani sorak sorai para supporter Arema di TV, aku mulai mengingat kembali kejadian yang mungkin menjadi berkesan pada hari ini…
Jumat 27-08-2010, 16.18 WaKoMY…
Suara tawa keras tetangga kos dengan teman-temannya membuatku harus berhenti beribadah. Ya, tidur sore maksudnya. Hehe
Terhenyak dari mimpi, tiba-tiba aku ingat kalau sudah membuat janji untuk berbuka puasa bersama seorang teman. Reflex saja langsung tanganku meraba2 permukaan tempat tidur mencari2 HP kesayanganku. Dengan setengah sadar dan kondisi kamar yg gelap aku mencoba menggunakan thumb-ku untuk mengetik pesan untuk Dia, sebut saja Endud. ^^
Aku : “nduudd.. piye? Aku kok malah baru bangun. Rencananya gmn sore ini?” 16.17
Belum sempat dia balas smsku, aku buru2 pergi mandi. Ini dating kedua yang gak boleh jadi hal yg buruk. Hahaha.. alkisah aku memang lagi niat banget buat mencari teman special. “Ya semoga saja membuahkan hasil,” pikirku. Tiba2 hpku bergetar…
Ndud : “aku masih di kampus. Yo wis km siap2 aja. Apa gak jadi?” 16.36
Aku : “gitu deh.. ya kalo km gak cape, jd aja. Hehe.. kpn lg bias buka bareng km? ms’ iya taon dpn?” 16.45
Ndud : “y awes. Ini br aj selesai… kl udh km ksni aj, tk tnggu dtamtim*.” 16.47
Aku : ”okey.. tak solat dulu.”
Akhirnya, solat pun jadi tak konsen. Hehehe.. ngebut kaya internetan pake s*art (sensor).
Setelah solat, gak sempat aku berdandan dan mempersiapkan penampilan se-OK mungkin, aku udah kudu berangkat ke TKP. Aku Cuma gak mau Dia nunggu terlalu lama. Bisa2 ilfeel dia kalo di dating aja udah bikin BT. Alhasil, hanya kepercayaan diri yg menjadi modalku sore itu.
Ndud : ”udah blm? Tmn2ku udh pd pulang.” 17.01
Aku : ”otw..” 17.01
Bagaikan jet aku melesat, menambah ruwet padatnya lalu lintas di jalan kampus sore itu. Sampai di TKP, buru2 aku meminta maaf ke Dia. Senyum manisnya menjawab semua ketakutanku. “syukurlah…” pikirku.
***
17.16 kami melaju pelan di tengah sibuknya Ring Road Utara Jogja. Entah bagaimana mengulur waktu jadi pilihanku selain karena waktu berbuka masih cukup lama aku juga pengen berlama2 bareng dia. Sempat kami membahas beberapa hal dan akhirnya obrolan kami terhenti ketika kami sampai di tempat tujuan kami.
***
18.15 ...
Kami bergegas solat mengejar waktu. Biar dikata ini sedang momen happy2, tapi solat tetap gak boleh dinomor-duakan. Hehehe,
Berlanjut dengan obrolan ringan aku mencoba mengorek informasi tentang sisi lain dari dia. Lagi-lagi secara naluriah aku ingin sekali berlama-lama bercakap2 dengannya. Aku pun tak mengerti harus mengartikan ini sebagai apa. Cukup lama mencoba saling menukar informasi untuk saling mengenal yg saat itu ditemani kartun Spongebob sebagai pemecah hening, akhirnya kami memutuskan untuk berpindah lokasi. Aku ingat dia pernah bilang ingin melewatkan waktu dengan cara yang “asik”. Yang aku pikirkan saat itu adalah untuk menunjukkan aku yang apa adanya sekaligus untuk mengetahui apa reaksinya ketika tau bagaimana kehidupanku. Kedai Corn ‘n coffee terbuka di dekat fly over menjadi tempat singgah kami selanjutnya. Seperti biasa, gambaran lokasi sengaja saya berikan agar anda bisa mengira2 bagaimana suasana saat itu.
Trotoar tepi jalan hanya berselimut tikar sederhana dan dilengkapi dengan meja2 kecil untuk tempat makanan. Sepanjang + 15 m, berjajar meja2 yang siap di tempati. Tepat menghadap ke seberang trotoar berdiri dengan kokoh Fly Over yang di dindingnya dipenuhi lukisan2 hasil karya makhluk2 kreatif Jogja. Lalu lintas di situ cukup ramai karena terletak di jalur utama menuju stasiun. Keadaan terbuka dan ramai, sekaligus sesekali harus bertambah ramai dengan taburan suara pesawat terbang atau kereta api yang melintas menambah “asik” suasana malam ini. Setidaknya itu aku yang mengartikan. Aku sendiri gak tau bagaimana anggapannya.

Bersambung...

Kamis, 26 Agustus 2010

Cerita untuk menyadarkannya (satu postingan yg sangat sulit ku mengerti)

21.35 WaKoMY . . .
Postingan hari ini aku berniat menceritakan kejadian seru hari ini. Kejadian yang bisa membuatku ngakak berjam-jam, menghilangkan sedikit rasa sakit yg sedang ku rasakan.

Kelompok Pinus merkusii ngadain buber sore ini. Harusnya sih ada banyak anak yg dateng. Cuma, karena satu dan lain hal, cewek2 gak pada mau dateng. Alhasil, buber sore ini cuma dimeriahin oleh Pandawa + zacky. Sekedar informasi, pandawa adalah nama dadakan buat selompok anak gila yg suka nongkrong bareng. Very (baca : tua), denny, puguh, adit, dan saya sendiri. Kami terbilang nekat karena meng-klaim kegilaan kami sendiri. Tapi inilah adanya. Keadaan di jogja merubah kami menjadi edaners yg siap berbagi ceria dimana pun kami berada.
***
Pandawa sudah stand-by di rumah makan (*ngudi rejeki-red) 20 menit sebelum buka.
Kami mengubah suasana warung yg padat itu menjadi suasana 'rumah sendiri'. Dengan obrolan ringan yg sudah kami ridukan, kami menghangatkan pertemuan 5 sahabat yg sudah sekian lama tidak bersatu padu.
sambil menunggu pesanan,kami juga menantikan seorang bernama zacky. Dia adalah makhluk terkocak yg pernah saya temui di jagat raya ini. Gambaran umum untuk dia secara melintang, mirip primus. Dari belakang, rambut cukup cepak sedikit awut2an mirip Vino G. Bastian. Kenampakan secara nyata dari depan, mata belok (kalo kita ngliat sambil merem), gigi rata (besar2 dan bertaring), hidung besar, berjas dan bercelana cupu. Kalo anda susah membayangkan, ingatlah saja wajah Mr. Bean. Dia tidak jauh berbeda dg bintang tamu kami sore ini.
Sudah dapat gambaran tentang makhluk ini? Disinilah awal tawa yg bisa menghibur saya. Sebelumnya,demi kemaslahatan umat, obrolan kami yg sesungguhnya berbahasa jawa kami ubah ke dlm bhs indonesia.
"assalamu'alaikum.." dia menyapa.
"lho kok gak ada ceweknya ni?" msh dia yg bicara.
"iya ni. Cewek2 pada ngebatalin janji gara2 tau bakal ada km." very nyaut.
"asem..." kata zacky
Matanya langsung tertuju pada hidangan yg kami pesan buat dia. Nasi 2 piring + sambal + lalapan + seonggok burung goreng. Tanpa babibu dia berucap.
"kobokan mana kobokan??mbak mbak (manggil pelayan) kobokannya mana?!"
Blm dijawab sama pelayan, tangan tu anak udah nyomoL makanan.
Pemandangan yg sangat mengerikan ketika dia melahap makanan didepannya. Dia melakukan mutilasi terhadap mayat burung goreng tanpa belas kasihan. Sayapnya,kakinya, kepalanya, semua terpotong dg sadis dan kemudian dilahapnya seperti raksasa yg sedang kelaparan. Tangan kanan kiri bergerak secara aktif dan berirama menunjukkan keteraturan dg kombinasi yg sangat matang. Mulutnya dipenuhi makanan dan sesekali mengobrol dg kondisi sperti itu. Kami sampai bingung hrs menunjukkan ekspresi seperti apa. Ketika dibayangkan, aku sendiri mengkategorikannya aneh bercampur funny yg agak gimana gitu.
tuuuuuuttttt.....
Kami sudah ada di kosan jarot (baca : very).
Motivasi kami berada disini adalah utk menikmati makanan gratis seadanya yg bakal dia hidangkan. Mungkin terlalu berharap ya. lagian susah juga kalo ngarepin jarot punya makanan.
Setelah memasuki sesi santai dan ramah tamah,si zack mulai beraksi.
"heh, ada 'itu'nya gak ni leptop?" sambil berkedip2.
"opo??" veri nyautin..
"hallah itu lho..." zacky lg
"puasa... No no no." jawab very
"telpon puguh aja suruh bawa koleksinya kesini..." lanjut very
Tik tok tik tok...
Setengah jam berlalu,,
Satu jam...
Lebih...
Puguh gak nongoL juga.
Muncul ide gila dari anak2 lain.
"kerjain aja fb nya..."
Kami mulai berkutat mencoba konek ke fb. Search... Temukan puguh!
Kompakan, berlima kami ngumpat2in dia dg gaya becandaan kami. Maklum lah udah setaun kami akrab. Kami udah bisa guyon2 dg cara kami sendiri.
Eh.. Timbul reaksi dari pacarnya puguh.
"ngapain si kok pada ngomong kasar??"
Aku bls komen dia.
"itu tu puguh,masa' puasa2 ngajak nonton b*k*p?"
Terus very kasih komen juga
"poso2 le, ojo ngajakin sing ora2."
Artinya : puasa2 dik, jangan ngajakin berbuat yg tidak2..
denny ikutan juga
"mosok ning markase jarot mung arep nonton iku?"
Artinya ; masa' ke markasnya jarot cuma mau nonton gitu??
Kami semua cekikikan setelah itu. Terbayangkan gmn pucatnya muka si puguh ketika ceweknya nanti nanyain ke dia tentang itu.
Ya amplopp...
Dasar anak2 gila dan gak berperi kemanusiaan. Ngerjain temen sampai menghanguskan imej yg sudah tertulis baik selama ini.
Udah gitu, puguh gak marah pula. Cuma senyam senyum gak jelas. Akhirnya kami pula yg kudu ketawa liat muka pasrahnya...

Suasana penuh tawa tergolong sangat jarang kami temui di jogja. Itulah kenapa momen penuh kekeluargaan seperti ini sangat berkesan buat kami. Jika tulisan seperti ini tidak bisa membuat anda berpikir seberapa hangat suasana malam ini, anda coba bayangkan berada di lingkungan yg penuh dg individualisme masyarakat disekitar anda. Saat orang yg bisa anda nggap saudara mungkin sangat sulit anda temui,apa yg anda rasakan?
Jenuh? Sepi? Bosan?
semua bahkan akan mnjadikan anda seorang yg individualis juga.

Buat teman2 saya yg tidak terbiasa bergaul dan menerima adanya teman, mulai skrg bljr lah bergaul. Suasana hangat bisa anda rasakan ketika km punya org2 yg bisa meramaikan hidupmu.
Jogja adalah kota yg keras. Jangan bikin jogja lebih keras lagi karena prilaku kaku para pendatangnya

*tulisan amburadul ini ditujukan untuk makhluk2 non-sosialis yg merasa menghuni strata teratas di kehutanan UgM. Buat siapa saja yg keberatan,silakan hubungi saya.*


Wassalam

Selasa, 24 Agustus 2010

Saya Tidak Memberi Judul apapun pada Tulisan ini

Adakah di antara kalian yg pernah membohongi diri sendiri? Adakah di antara kalian yg bersahabat dengan kebohongan,pura2, ato kepalsuan? Adakah di antara kalian yg merasa harus menutupi sesuatu demi sebuah kebaikan? Dan kemudian dari situ kalian ambil kesimpulan bahwa semua demi sebuah kata,yaitu cinta?

Takdir mengkondisikan aku pada sebuah kehidupan dimana semua pertanyaan di atas dapat terjawab dengan kata 'SAYA' dan yg terakhir adalah 'YA'.
Kisah ini berawal dari satu keisengan untuk mendekatkan hati pada seorang yg -aku sendiri tak mengenalnya-. Sampai suatu ketika kami sangat dekat dan ternyata berakhir dengan sebuah tragedi yg memaksa kami saling menjauh.
Kedekatan antara dua orang mungkin akan memicu sebuah rasa yg merupakan akumulasi dari ketertarikan. Rasa itu kemudian berbuah rindu, bahagia, dan gejala lain adalah ketika kamu tersenyum sendirian tatkala mengingat kejadian bersamanya. Pernah mengalami itu? Atau kamu sedang mengingatnya?
Yang seperti itu mungkin biasa disebut dengan gejolak cinta,atau apalah sebutan buat yg demikian. Semua yg kemudian indah ketika kamu membayangkan,bisa jadi sesuatu yg sangat buruk ketika kamu mengalaminya. Dan itulah yg terjadi. Semua angan2 akan kedekatan yg diharapkan akan berbuah manis nyatanya harus berakhir pahit. Aku harus mengakhiri kedekatanku dengan 'Dia' tahun lalu, 3 bulan pasca kami dekat.
Sudah tak kan ada senyum ketika aku mengingat kejadian bersamanya. Bahkan sering hanya mengundang sebuah penyesalan dan merasa tersayangkan melewati semua itu,dulu. Akhirnya kami berjalan dengan jalan kami masing2. Dia kembali bersama cintanya dan ku labuhkan kembali hatiku pada mantan pacarku.
***
Setengah tahun berlalu pasca kami belajar untuk tidak saling mengenal. Waktu yg mungkin tepat untuk aku berganti pasangan secara periodik. Haha.. Maklumlah,anak muda. Memerlukan refresh berkala dalam menjajaki hidup.
Kemudian secara mengejutkan datang kabar buruk bahwa 'Dia' terkena musibah. Apa yg kamu rasakan ketika mendengar mantan orang yg kamu sayangi terkena musibah? Khawatir? Cemas? Ingin menunjukkan perhatianmu lagi buat dia? Atau merasa menyesal karena keadaan membuatmu tidak bisa duduk di sampingnya dan mencoba meringankan bebannya? Semua benar adanya.
Saat itu ingin sekali aku berada di sampingnya. Entah atas dasar apa keinginan itu muncul, menyeruak di tengah fakta bahwa aku dan dia kini tak mungkin lagi bersama. Fase benci yg terbungkus pahit perlahan mulai terbuka berubah luluh dan tumbuh menjadi rasa yang dulu pernah ada.
Ah.. Tapi lagi2 takdir yg membuatku harus membohongi diriku. Ketika aku ingin sekali menengoknya,aku tersadar akan janjiku pada pacarku (waktu itu-sekarang mantan pacarku) untuk tidak lagi berhubungan dg 'Dia'. Aku mencoba mengabaikan semua rasa yg ada. Aku pun berpikir, tak akan bijak kalau aku datang,sementara dia sendiri sudah bersanding dengan indah bersama pacarnya.
Aku terbukti sukses menahan keinginanku untuk kembali.
***
3 bulan lebih setelah kejadian itu. Dia sudah sembuh pasca kecelakaan yg dialaminya. Keadaan yg berbeda pun terjadi padaku. Aku seorang jomblo yg mencari cinta,sekarang. Saat ini aku sedang dlm tahap mendekati -cewek-. Lagi2 takdir memaksaku kembali berhubungan dengan 'Dia'. Rasa yg sempat 'timbul lagi' 3 bulan lalu kembali menggerogoti sanubari. Ini menempatkanku di titik keraguan antara melanjutkan langkahku mendekati -cewek- atau kembali berspekulasi dengan 'cinta lama' yg perlahan besemi kembali.
Kami (aku dan 'dia') kembali berkomunikasi. Perlahan aku mulai memberanikan diri menyapa,mendekati,sok akrab, dan lain2. Awalnya,aku pikir kisahnya dan pacarnya sudah berakhir. Ternyata aku salah. Mereka masih bersama sementara aku terjebak dalam perasaan yg 'nanggung' saat ini. Setelah beberapa hari aku merasa dekat dg dia, inilah saat aku harus kembali berbohong. Menutupi segala yg kurasa. Meng-cover semua keraguan,dll.

Malam ini datang kabar darinya bahwa kondisinya sedang memburuk. Lengannya yg patah dan belum sembuh itu kembali sakit. Apa yg aku pikirkan ketika aku tau tentang itu? "Sial, aku dimainin takdir."
Banyak sekali ketidakjelasan di kisahku. Semua berlalu begitu saja dan malam ini, 23.30 WaKoMY, pikiranku sedang berjibaku dengan segala kebohongan.
Aku mencemaskannya. Aku bingung harus berkata apa ketika dia bilang," lenganku sakit bgt dan aku harus kembali ke RS karenanya."
Aku ingin menghiburnya,tapi dengan cara apa? Aku terlalu malu kalau harus sok bijak dengan mencoba memberikan motivasi. Aku ingat betul saat dia terbaring dan mungkin -menantikan aku datang di antara puluhan orang yg menengoknya pasca kecelakaan itu-, aku malah bersembunyi di balik keraguanku. Dan sekarang ketika aku seharusnya memberinya perhatian,takdir menempatkanku pada situasi dimana aku harus menjaga perasaan cewek lain yg sedang aku dekati (dan juga perasaan pacar si 'Dia').

Dalam hati aku cuma bisa beranggapan, takdir membuatku menjadi orang yg pandai menyembunyikan perasaan. Khawatir, cemas, aku ingin di dekatnya, menghiburnya, menjaganya, semua berhenti hanya di niat. Ya, itu semua karena takdir. Dan anggapanku ini semua memang jalan dari takdirku.
Apa yg bisa aku lakukan sekarang?

***************************

Yg jelas, aku gak bisa menyalahkan apapun atau siapapun. Jalan yg aku lalui adalah efek dari penetapan pilihan yg aku lakukan. Toh pun akhirnya aku harus sedikit menyesali ke belakang, itu bukan tindakan yg benar menurut hatiku.

sekian,
Mohon maaf kl speechless. Udah khabisan spasi buat nulis.

Wassalam

Sadar Ketika Gak Bisa Tidur

fktsofyan09: Sadar Ketika Gak Bisa Tidur

Sadar Ketika Gak Bisa Tidur

Malam ini lagi2 aku gak bisa tidur. Setelah seharian bernasib tidak jelas di kampus tercinta,setelah tenaga dan pikiran tersita,aku tak kunjung dapat mengistirahatkan tubuh ini padahal jelas letih sekali ku rasakan. Sekarang pukuL 23.50 waktu kos2an mbak Yem (disingkat : WaKoMY) ketika aku memutuskan untuk mulai memainkan ibu jariku di atas keypad hp kesayanganku ini. Keadaan kamar sudah gelap,begitu pula kamar kos tetangga. Hanya ada satu suara orang bertelepon di lain kamar. Apa yang harus ku lakukan?
Tiba2 aku inget sesuatu yg aku dapatkan pasca ber-fb ria (sebelum mulai ngBlog tadi).
Aku membaca kembali status2 yg udah aku pasang hari ini. Setelah itu aku bisa menyadari betapa 'lebay'nya aku ini.haha..
Aku sedikit tergelitik ketika membaca statusku yang kurang lebih bunyinya gini,"aku ngrasa kudu cepet2 punya cewek deh,biar kalo lagi sakit gini ada yg nengokin..."
Sangat lebay dan jelas saja memicu kontroversi. Memangnya,apa sih sebenarnya fungsi dari seorang pacar buat kita?
Apakah dia seorang yg akan merawatmu ketika kamu sakit,sendirian terbaring lemas di kos2an,mau jalan keluar susah,cari makan susah,dsb?
Apakah dia menjadi orang yg setia datang ke kosmu walau hanya sekedar utk menanyakan kabarmu?
Apakah dia yg akan setia sms km,telpon km,ngilangin boring kamu pas lagi sepi,ato mungkin bikin Kamu BT pas kamu lagi hepi2??
Apakah dia..... #stop
Akan sangat panjang dan juga akan menghabiskan waktu jika saya trs menjabarkan bagaimana seorang pacar punya arti buat kita. Yang jelas,dari itu tadi kemudian aku sadar tentang apa arti statusku (di atas).
"se-sempit itu kah makna kehadiran seorang yg spesial,buat kamu,Sofyan?"
"sebenarnya tidak...!"
Aku ragu sendiri dalam memahami apa arti statusku itu dan aku sendiri pula yg kemudian membenarkan anggapan sempitku mengenai arti seorang pacar.
Ketika aku mengharapkan ada seorang yg akan memberikan perhatian lebih padaku setiap hari,datang merawatku ketika aku sakit,mendukungku dlm segala hal, atau mungkin membelaiku saat aku kesepian, ternyata di luar sana 'cewek' yang aku harapkan dengan tegas mempertahankan prinsipnya. "Senyum adalah jarak terdekat antara cewek dan cowok..." begitu kutipan dari status sahabatku.
Apa yg anda pikirkan dari pernyataan itu?
Cewek yg menutup diri? Sok alim? Jaim? Jual mahal? Tidak mau pacaran? Penganut islam yg kolot dan ortodok? TIDAK!! B.U.K.A.N!!!
Itulah makna sebenarnya sebuah kedekatan!
kita semua mungkin butuh orang spesial. Namun,arti dan fungsi dari 'dia'nya sendiri bukan sekedar merawatmu ketika kamu sakit. Harapan yg kita harus tanamkan ketika menjalin hubungan dengan seorang spesial (cewek,buat anda yg cowok, dan sebaliknya) adalah ketika anda satu sama lain bisa saling tersenyum. Senyum yg menunjukkan bermacam2 arti. Itu saja cukup! Itu artinya tidak perlu mgharap sentuhan2,perlakuan khusus,sms tiap hari, wall di fb, rayuan, gombalan, ato lainnya. Cukup mengharap akan ada senyum yg tulus yg menunjukkan dia bahagia bersama kita,dan juga senyum ikhlas kita yg menunjukkan kita pun demikian.
Apa yg anda pikirkan? Saya munafik? Cuma bisa omong?
Saya pun berpikir seperti itu. Namun saya sadar,kenyataannya inilah pembenaran terbaik dari makna sebuah hubungan.
Hmm...
So,besok lagi kalau lebay-ku kumat, aku harus banyak istighfar. aku harus memahami arti 'terdekat' antara cewek dan cowok itu mulai skrg. Begitu juga anda yg sedang membaca tulisan ini.
Silakan anda lebay kalau itu hanya untuk hiburan. Jangan sampai status anda menjadi nista di depan orang (yg anda anggap spesial) lain. Dan terima kasih atas pengalaman hari ini. Semoga,apa yg saya dapatkan hari ini membawa saya menjadi lebih baik,tapi tetap sebagai alay yg sejati. Hahaha..
Alay buat hiburan semata.
Terima kasih..

Apabila setelah membaca tulisan ini anda menyadari suatu hal,itu bukanlah disengaja. Itu hanya kebetulan yg merupakan hasil dari sebuah pengalaman.

Wassalam...

Senin, 23 Agustus 2010

Kuliah Kok Luntang Luntung Gak Jelas??

tulisan ini wujud dari kekecewaan!!
Hari pertama masuk kuliah semester ini, kita orang dibuat sebel dan BT puoL di kampus. Jadwal udah gak jelas. Tabrakan sana sini,padahal akademik udah janji bakal ngrubah jadwal. Kalo pun akhirnya kami datang, cuma ada 1 dosen yg ngisi kuliah hari ini dari yg seharusnya ada 3 mata kuliah.
Ini sebenernya yg salah siapa? Apa bisa pihak kampus berdalih ini akibat kurikulum yg baru? Hubungannya apa sama jadwal yg saling kres??
Kalo mereka niat nyalahin mahasiswa yg ngambil mata kuliah dg jadwal bentrok, kami ngrasa kami berhak melakukan pembelaan. Gmn enggak? Mata kuliah yg ditawarkan aja pas2an. Kami hampir gak punya pilihan lain selain menerima jadwal yg seperti itu adanya. Apa kami harus ngambil 15 sks semua? Kapan kami lulus kalo gt?
terus,tadi apa2an pas kami masuk kelas silvikultur, kok malah dosen yg ada di kelas invent? pake ada absen pula!! Kami rugi 1 absen. Kalo memang komit ngebikin jadwal,tolonglah dibikin yg jelas.
Kami BUTUH KEJELASAN! KEPASTIAN!! Masa' mahasiswa di universitas sekelas UGM harus luntang luntung gak jelas?? Katanya pusat riset internasional?? Buktikan mutunya donk! Kualitas!!!

Makasih!!!

# tulisan ini tidak bermaksud menentang siapapun,apalagi untuk menguji apakah UU IT bnr2 berlaku. Jadi,saya mohon maaf kalo ada yg merasa dirugikan karena tulisan saya ini #

Minggu, 22 Agustus 2010

Rasa yang Terpendam

Rasa yg Terpendam

cipt : Sofyan
intro : C G Am 2X Em

C G Am Em
Sendiri jalani hari
C G Am
Sepi tanpamu
C G Am
Setelah engkau tinggalkan
C G Am
Aku disini
C G Am
Dan ku hanya ingin kau tahu
C G Am Em F G
Tentang rasaku... Padamu...
G C G
* izinkanku mengungkapkan
Am Em F
rasa di hatiku ...
G Am Em
Hanya untukmu untuk dirimu kasih
F G
cinta ini...
G C G
Izinkanku melukiskan
Am Em F
rasa yg terpendam
G Am Em
hanya untukmu untuk dirimu kasih
F G
rasa ini ...

(abadi untuk slamanya...)

Sabtu, 21 Agustus 2010

Aku dan Hidupku yang Baru

setelah sekian lama nggak posting,tangan saya tergerak untuk kembali menekan tombol2 menorehkan kata demi kata di blog ini.
Ini adalah postingan pertama pada semester ketiga studi saya di FKT-UGM. Saya berharap tulisan ini akan menjadi tulisan yg berkesan.haha..
Saya terbiasa menulis tanpa persiapan.begitu ada keinginan,itulah saat yg tepat untuk mulai mengetik.tidak dipikirkan matang2 dan tanpa konsep yg jelas.
Yg akan saya bahas adalah kehidupan saya sekarang,yaitu sbg seorang mahasiswa semester III. Saya sendiri telah menutup semester II kemarin dg IP yg cukup baik mnrt org2 namun tidak menurut saya. Dosen Pendamping memuji saya karena saya telah berhasil terlepas dari IP 2 koma yg membelenggu saya pada semester I lalu. Alhamdulillah sekali,setidaknya walau tipis sekali dari batas aman 24 sks,saya masih bisa bernapas lega untuk sementara.kenapa sementara?karena saya masih harus menanti dan berharap nilai mata kuliah terakhir tidak jeblok untuk memastikan diri aman mengambil sks maksimal semester ini.
Saya merasa kehidupan saya berubah ketika harus bergabung dg mahasiswa lain yg berjibaku dg sks maksimal per semesternya. Hari yg dipadati jadwal kuliah,kesibukan praktikum,dan bayangan betapa capeknya menjadi seorang mahasiswa super sibuk nantinya menjadi momok yg sedang saya pikirkan. Saya sendiri adalah mahasiswa berkapasitas pas-pasan yg mencoba mengangkat kepercayaan diri mulai dari sekarang. Apa saya bisa meninggalkan gaya hidup santai yg selama ini sudah sangat melekat di hidup saya?
Ketakutan untuk berubah menjadi lebih baik sangatlah mengganggu pikiran saya. Di satu sisi saya punya motivasi,tapi di lain side saya agak ragu melangkah. Sedikit pengakuan adalah ketika saya merasa menjadi lebih baik pasca saya 'putus' dg pacar saya dulu. Inilah kondisi saya sekarang. Seorang jomblo yg mencoba memenuhi pikiran dg motivasi-motivasi selama saya bisa.
Lewat blog ini saya berharap,suatu saat ketika saya kembali kehilangan semangat tempur saya,saya bisa kembali meraihnya ketika saya membaca tulisan saya pada pagi ini.
"masih butuh banyak keringat untuk meraih cumlaude."
Saya harus kumlot!! Karena dg itulah saya bisa menebus kebodohan saya di semester pertama. Saya harus terus fight untuk bisa terus mempertahankan keadaan penuh motivasi. Jomblo mungkin bisa membuat saya lebih fokus,tapi saya yakin akan ada motivasi yg datang ketika saya mempunyai teman spesial yg bisa mendukung saya untuk terus berkarya,berprestasi,untuk diri saya,org tua , dan semua org yg mengharapkan saya bisa berprestasi.

bapak,ibu,doakan terus anakmu ini agar bisa berubah..
Amiin..

Oke..
Udah gak ada ide.saya cukupkan sekian..
Selamat sahur..